DPC GMNI Sintang Dorong Rekonsiliasi dan Konsolidasi Persatuan GMNI Kalbar

Menitterkini.com, SINTANG-

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GMNI Sintang memandang bahwa dinamika dan dualisme yang masih terjadi di tubuh Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kalimantan Barat perlu segera diselesaikan melalui proses rekonsiliasi yang mengedepankan semangat persaudaraan, ideologi, dan kepentingan organisasi.

Sebagai organisasi kader perjuangan yang berlandaskan ajaran Marhaenisme dan nilai-nilai Pancasila, GMNI harus menempatkan persatuan sebagai kekuatan utama dalam menghadapi berbagai tantangan organisasi maupun perkembangan zaman. Perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam kehidupan berorganisasi, namun tidak boleh menjadi alasan untuk mempertahankan perpecahan.

DPC GMNI Sintang mendorong seluruh elemen organisasi, baik di tingkat DPD maupun DPC se-Kalimantan Barat, untuk mengedepankan dialog, musyawarah, dan semangat kekeluargaan guna mencapai rekonsiliasi yang bermartabat. Kepentingan organisasi harus ditempatkan di atas kepentingan kelompok maupun individu.

Ketua DPC GMNI Sintang, Antonius Arbianus, menegaskan bahwa persatuan merupakan kebutuhan yang tidak dapat ditunda.

“Perbedaan adalah hal yang biasa dalam organisasi. Yang terpenting adalah bagaimana kita kembali duduk bersama, membangun komunikasi, dan mengutamakan kepentingan GMNI. Sudah saatnya seluruh kader bersatu untuk membawa GMNI Kalimantan Barat menjadi lebih kuat dan progresif,” ujarnya. Pada Rabu,(3/6/2026).

Senada dengan itu, Sekretaris DPC GMNI Sintang, Enjelly, mengajak seluruh kader untuk menjaga semangat persaudaraan dalam setiap proses organisasi.

“Persatuan hanya dapat terwujud jika seluruh kader mengedepankan dialog, saling menghormati, dan memiliki komitmen yang sama untuk membesarkan GMNI,” katanya.

DPC GMNI Sintang meyakini bahwa rekonsiliasi merupakan langkah strategis untuk memperkuat konsolidasi kader, menjaga marwah organisasi, serta memastikan GMNI Kalimantan Barat mampu menjalankan perannya sebagai organisasi perjuangan yang relevan, progresif, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

Karena itu, DPC GMNI Sintang mengajak seluruh kader GMNI se-Kalimantan Barat untuk bersama-sama mengakhiri perpecahan, membangun komunikasi yang konstruktif, serta mewujudkan persatuan organisasi demi berjalannya roda organisasi secara sehat dan lahirnya kepemimpinan yang legitim, demokratis, serta diterima oleh seluruh kader.

“Persatuan adalah syarat utama kemenangan perjuangan. GMNI se-Kalimantan Barat harus bersatu agar semakin kuat, progresif, dan tetap berpihak kepada rakyat,” ulasnya.

Exit mobile version