Menitterkini.com, SINTANG-
Pemerintah Kabupaten Sintang memperkuat komitmen dalam penanganan perumahan tidak layak huni dan kawasan permukiman kumuh melalui peluncuran program inovatif bertajuk KOTA KENANGANKU (Kolaborasi Strategis Kemitraan Penanganan RTLH pada Permukiman Kumuh). Program ini menjadi bagian dari upaya mendukung target nasional Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah pusat dan telah dilaunching Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala pada, Kamis (10/7/2025).di Pendopo rumah jabatan Bupati Sintang.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sintang, Hendrikus, mengatakan bahwa KOTA KENANGANKU dirancang sebagai pendekatan kolaboratif yang menyatukan berbagai pemangku kepentingan untuk menciptakan lingkungan permukiman yang layak, sehat, dan inklusif bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
“Ini bukan hanya program lokal, tapi bagian dari kontribusi nyata Kabupaten Sintang dalam menyukseskan agenda pembangunan nasional di sektor perumahan rakyat,” ujar Hendrikus di Sintang.
Program ini menyasar Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang tersebar di kawasan permukiman kumuh dengan pendekatan menyeluruh. Selain rehabilitasi fisik hunian, program ini juga mencakup peningkatan infrastruktur dasar seperti jalan lingkungan, drainase, air bersih, dan sanitasi.
“Tujuan akhirnya adalah memastikan setiap warga, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah, memiliki akses terhadap hunian yang aman, nyaman, dan bermartabat,” tambahnya.
Menurut Hendrikus, pendekatan kemitraan menjadi kunci dari keberhasilan KOTA KENANGANKU. Pemerintah daerah menggandeng berbagai pihak, termasuk dunia usaha, lembaga keuangan, LSM, serta tokoh masyarakat dan komunitas lokal, untuk memastikan keberlanjutan program dan akuntabilitas pelaksanaannya.
Ia menekankan bahwa program ini juga sejalan dengan semangat pembangunan berkelanjutan, di mana aspek sosial, lingkungan, dan ekonomi saling diperkuat untuk menciptakan permukiman yang tangguh terhadap perubahan dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Dengan sinergi lintas sektor, kita ingin membangun bukan hanya rumah, tapi juga harapan dan masa depan yang lebih baik bagi warga Sintang,” katanya.
Program KOTA KENANGANKU telah mulai diimplementasikan secara bertahap sejak awal tahun ini. Pemerintah Kabupaten Sintang menargetkan agar program ini dapat direplikasi di lebih banyak wilayah kecamatan yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap masalah perumahan dan infrastruktur dasar.
Upaya ini dinilai sejalan dengan arahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang mendorong daerah untuk mengembangkan inisiatif kreatif dalam mendukung pencapaian target nasional Program 3 Juta Rumah.
Tiga Proyek Perubahan Diluncurkan: Dari Anggaran, Permukiman, hingga Infrastruktur Jalan
Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala juga secara resmi melaunching tiga proyek perubahan strategis hasil dari Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan III Tahun 2025.
Ketiga proyek tersebut yakni:
1. SI ANGPAO PADE – Sistem Informasi Anggaran Pajak Daerah oleh Kepala Bappenda Sintang;
2. KOTA KENANGANKU – Kolaborasi Strategis Penanganan RTLH dan Permukiman Kumuh oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman;
3. TEGAS ATUR JALAN – Tata Kelola Strategis Akselerasi Penataan Ruas Jalan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum.
Ketiga proyek ini diharapkan dapat menjadi solusi inovatif untuk mempercepat pelayanan publik, memperbaiki tata kelola infrastruktur, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Sintang.
“Dengan sinergi yang dibangun melalui proyek-proyek ini, kita tidak hanya memperkuat birokrasi yang responsif, tetapi juga menciptakan dampak langsung bagi masyarakat. Inilah bentuk nyata pemerintah hadir,” pungkas Bupati.
Program-program tersebut menunjukkan langkah progresif pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola yang efisien, inovatif, dan berorientasi pada hasil.












