Menitterkini.com, SINTANG-
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kalimantan Barat Wilayah Timur menegaskan komitmennya menjadi mitra kritis Pemerintah Kabupaten Sintang dalam mengawal pembangunan daerah.
Komitmen tersebut disampaikan dalam Musyawarah Daerah (Musda) BEM Kalimantan Barat Wilayah Timur yang digelar di Kabupaten Sintang, Sabtu (4/7/2026).
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Sintang, Kurniawan menyampaikan bahwa pemerintah menyambut baik pelaksanaan Musda tersebut dan berharap mahasiswa terus mengambil peran sebagai agent of change, moral force, sekaligus mitra strategis pembangunan.
Pemerintah daerah juga mengajak BEM ikut memberikan gagasan dan solusi terhadap berbagai persoalan daerah, terutama pengentasan kemiskinan yang masih menjadi tantangan di Kabupaten Sintang.
“BEM memiliki kekuatan akademik dan hasil penelitian yang dapat menjadi masukan bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan,” katanya.
Selain itu, mahasiswa juga diharapkan berperan aktif dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda serta tetap menjalankan fungsi kontrol terhadap jalannya pemerintahan melalui kritik yang objektif dan berbasis data.
Sementara itu, Koordinator Wilayah BEM Kalimantan Barat, Meksi Kerol, menegaskan bahwa organisasinya siap membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sintang.
Menurutnya, BEM tidak hanya hadir sebagai pengkritik, tetapi juga sebagai mitra yang siap mengawal keberhasilan setiap program pemerintah.
“BEM akan selalu bekerja sama dengan pemerintah. Sebagai agen perubahan, apa yang menjadi program kerja pemerintah akan kami kawal dan evaluasi bersama agar pembangunan di Kabupaten Sintang berjalan dengan baik,” ujarnya.
Meksi mengatakan evaluasi yang dilakukan mahasiswa merupakan bagian dari tanggung jawab organisasi dalam memastikan setiap kebijakan benar-benar berpihak kepada masyarakat.
“Sebagai agen perubahan, kami akan terus mengevaluasi kinerja pemerintah. Ketika ada kekeliruan tentu akan kami sampaikan agar segera diperbaiki, sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia berharap hubungan antara pemerintah daerah dan mahasiswa terus terjalin dengan baik melalui komunikasi dan kolaborasi, sehingga mampu menghasilkan kebijakan yang lebih efektif untuk kemajuan Kabupaten Sintang.
Dalam sambutannya, pemerintah daerah juga mengingatkan bahwa mahasiswa merupakan calon pemimpin masa depan yang harus terus memperkuat kapasitas kepemimpinan, menjaga soliditas organisasi, dan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap gerakan yang dilakukan.
