Pemkab Sintang Launching SPPG Tanjung Puri, Bentuk Dukung Program MBG

Menitterkini.com,  SINTANG-
Pemerintah Kabupaten Sintang resmi meluncurkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 1 Sintang pada Kamis (23/10/2025). Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah III Badan Gizi Nasional (BGN) Nomor B/015/06.04/08/2025 tanggal 22 Agustus 2025, tentang pelaksanaan koordinasi dengan para pemangku kepentingan dalam rangka mengoptimalkan implementasi program MBG serta Launching Perdana pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sintang Sintang Tanjung Puri.

Pada Launching SPPG Sintang Sintang Tanjung Puri melibatkan tiga satuan pendidikan di Kabupaten Sintang, yakni SMA Negeri 1 Sintang, TK Negeri 5 Sintang, dan TK Raudhatul Athfal (RA) Kemenag Sintang. Total penerima manfaat pada tahap perdana ini mencapai 983 peserta didik, terdiri atas 68 siswa TK Negeri 5 Sintang, 177 siswa TK RA Kemenag Sintang, dan 738 siswa SMA Negeri 1 Sintang.

Menu yang disajikan pada peluncuran perdana MBG kali ini meliputi nasi putih, ayam kecap, tahu goreng, tumis kacang panjang dan wortel, serta semangka.

Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan perdana program MBG di wilayahnya.

“Hari ini pemerintah daerah bersama Dinas Pendidikan, Forkopimda, dan DPRD Sintang ikut menyaksikan langsung pembagian perdana MBG di SMA 1 Sintang. Anak-anak terlihat senang dan menilai menu yang disajikan juga bervariasi, ada ayam, tahu, dan buah. Ini luar biasa,” ujarnya.

Ronny juga menegaskan bahwa program ini akan terus diperluas agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata hingga ke wilayah terpencil.

“Masih ada beberapa desa dengan jarak yang cukup jauh dan jumlah siswa sedikit. Ke depan kita akan mencari pola terbaik agar pemerataan bisa dilakukan, termasuk mendorong investor membangun dapur di wilayah 3T,” jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, Yustinus J, berharap program MBG dapat meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan anak-anak sekolah di Sintang.

“Harapan kita, anak-anak yang selama ini mungkin dari segi asupan gizi masih kurang, kini bisa mendapatkan makanan bergizi. Dengan begitu, mereka akan tumbuh sehat, cerdas, dan menjadi generasi berkualitas. Ini juga menjadi salah satu upaya pencegahan stunting,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Sintang, Zamzami, menjelaskan bahwa tahap awal pelaksanaan program MBG di Kabupaten Sintang akan melibatkan kurang dari seribu penerima manfaat, sesuai arahan dari Badan Gizi Nasional.

“Untuk minggu pertama, kita jalankan di bawah seribu penerima manfaat sesuai arahan BGN. Setelah dapur dan chef bersertifikat lengkap, jumlah porsi akan ditingkatkan menjadi 3.000,” ujar Zamzami.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *