Dinas Kesehatan Sintang Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Pelajar

Menitterkini.com, SINTANG-

Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Dinas Kesehatan menggelar program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi para siswa di SMP Negeri 1 Sintang, Kamis (2/10/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional dalam kerangka Asta Cita dan Menuju Generasi Berprestasi (MBG).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Edi Harmaini, mengatakan bahwa program CKG telah direncanakan sejak beberapa minggu lalu dan bertujuan memantau kondisi kesehatan pelajar secara menyeluruh.

“Program ini merupakan upaya nasional yang sudah terintegrasi dengan sistem. Data yang masuk dari siswa langsung terkoneksi ke aplikasi pusat, bisa dipantau oleh Kementerian Kesehatan, bahkan oleh Presiden,” ujarnya.

Menurut data Dinas Kesehatan, dari total 697 sekolah yang terdata di Sintang, sebanyak 271 sekolah telah melaksanakan kegiatan CKG. Sementara itu, jumlah siswa yang telah mendaftar sebanyak 27.395 siswa, dan 17.831 siswa di antaranya telah menjalani pemeriksaan kesehatan.

Edi menambahkan bahwa proses pendaftaran CKG dilakukan secara mandiri oleh siswa melalui aplikasi. Namun, bagi siswa yang mengalami kendala teknis atau tidak memiliki akses internet, pendaftaran dibantu oleh pihak Puskesmas dengan menggunakan NIK.

“Kita dorong Puskesmas untuk terus semangat melaksanakan CKG, walau dengan keterbatasan dana. Untungnya, beberapa Puskesmas bisa bergerak mandiri dengan menggunakan dana BLUD,” katanya.

Edi juga menyampaikan bahwa masih ada sejumlah kendala dalam pelaksanaan CKG, terutama di wilayah pedalaman.

“Beberapa kecamatan mengalami kesulitan sinyal internet. Ada jaringan Telkom Bhakti, tapi saat masuk ke aplikasi sering lambat dan sulit diakses,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, Yustinus J, mengapresiasi program CKG yang digagas pemerintah pusat dan dinilai sangat bermanfaat bagi pelajar di daerah.

“Di wilayah pedalaman, masih banyak anak-anak yang memiliki gangguan kesehatan seperti kulit dan pendengaran. Program ini sangat membantu untuk mendeteksi secara dini,” ungkap Yustinus.

Ia berharap dengan adanya CKG, kondisi kesehatan dan gizi anak-anak bisa terpantau lebih baik, sebagai bagian dari upaya mewujudkan generasi emas yang sehat dan berkualitas.

Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, juga menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan CKG di sekolah-sekolah meski di tengah keterbatasan.

“Program ini penting agar pemerintah bisa mengetahui kondisi riil siswa. Hasil CKG bisa jadi dasar dalam penyusunan kebijakan di sektor kesehatan, pendidikan, maupun infrastruktur,” ujarnya.

Gregorius juga menyoroti pentingnya dukungan sarana dan prasarana seperti listrik dan jaringan internet dalam pelaksanaan program nasional.

“Saya yakin dengan sinergi antar instansi, kita bisa terus mendorong Puskesmas di kecamatan untuk mengambil sampel dan menjalankan program ini lebih maksimal,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *