Presiden Mahasiswa UNKA Sintang Tegaskan Larangan Mahasiswa Ikut Aksi “Saat Rakyat Menggugat”

Menitterkini.com, SINTANG-

Presiden Mahasiswa Universitas Kapuas (UNKA) Sintang, Sebastian Lucius Gelo, menegaskan larangan bagi mahasiswa UNKA untuk mengikuti aksi “Saat Rakyat Menggugat” dengan membawa nama kampus.

Pernyataan ini disampaikan Sebastian menanggapi beredarnya pamflet ajakan aksi yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (1/9/2025) di Polres Sintang.

“Larangan ini diberlakukan karena tidak ada kejelasan terkait tuntutan, penyelenggara, maupun penanggung jawab aksi,” tegas Sebastian dalam keterangan persnya, Minggu (31/8/2025).

Ia menambahkan, hingga saat ini tidak ada organisasi atau pihak manapun yang secara resmi menghubungi pihak kampus maupun BEM UNKA Sintang terkait pelaksanaan aksi tersebut.

Karena itu, Sebastian meminta mahasiswa tidak menggunakan atribut kampus, baik berupa almamater, kaos prodi/fakultas, bendera, maupun simbol lain yang mengatasnamakan Universitas Kapuas Sintang.

“Mahasiswa UNKA saya harap bijak menyikapi informasi yang beredar. Mari bersama-sama menjaga nama baik kampus,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *