Cegah Karhutla Dimulai dari Kepedulian Diri, Tim Penyuluh Mabes TNI Sambangi Warga Sepauk

Menitterkini.com, SINTANG –

Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus digencarkan hingga ke tingkat desa. Tim Penyuluh Pencegahan Karhutla Mabes TNI mengajak masyarakat Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.

Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan penyuluhan bertema “Cegah Karhutla Diawali dari Kepedulian Diri Sendiri Guna Kelestarian Alam” yang digelar di Desa Bernayau dan Desa Nanga Pari, Kecamatan Sepauk, Sabtu (5/9/2026).

Penyuluhan di Desa Bernayau berlangsung di Balai Desa Bernayau mulai pukul 09.30 hingga 11.30 WIB. Kegiatan dihadiri Kepala Desa Bernayau Matius Mumim Sugianto, Sekretaris Desa Alpensius Kasim, Ketua BPD, perangkat desa, Babinsa Serka Fransiskus, Bhabinkamtibmas Briptu Neraca Andreas, manajemen PT Darma Persada Sejahtera (DPS) Bernayau, tokoh adat dan agama, serta masyarakat.

Tim penyuluh yang turun langsung dalam kegiatan tersebut terdiri atas Kolonel Laut (K) Drs. Tulus Suswandi, , dan Mayor Cba Agus BS,

Dalam penyuluhan, masyarakat diingatkan bahwa pencegahan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun aparat. Kesadaran dari setiap individu menjadi bagian penting untuk menjaga lingkungan tetap aman dari ancaman kebakaran.

Masyarakat juga didorong untuk lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, khususnya di tengah kondisi lahan yang mudah terbakar.

Setelah dari Desa Bernayau, tim melanjutkan penyuluhan ke Desa Nanga Pari. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.30 hingga 14.00 WIB tersebut dipusatkan di Kantor Desa Nanga Pari.

Kegiatan dihadiri Kepala Desa Nanga Pari Yohanes Meludi, Sekretaris Desa FX Panji, Babinsa Kopda J. Bawedo, Bhabinkamtibmas Briptu Neraca Andreas, perangkat desa, Ketua BPD, para ketua RT/RW, tokoh adat dan agama, serta masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Tim Penyuluh Mabes TNI berharap kesadaran masyarakat dalam mencegah karhutla semakin kuat. Sebab, langkah sederhana seperti tidak membakar lahan sembarangan dinilai dapat menjadi upaya awal untuk mencegah kebakaran meluas.

“Pencegahan karhutla dimulai dari kepedulian diri sendiri. Dengan bersama-sama menjaga lingkungan, kita turut menjaga kesehatan, keselamatan, dan kelestarian alam,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan penyuluhan.

Seluruh rangkaian kegiatan penyuluhan di dua desa tersebut berjalan lancar, aman, dan tertib.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *