Karhutla Meluas, Rumah Warga di Balai Agung Ludes Terbakar

Menitterkini.com, SINTANG-

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali mengancam permukiman dan lahan masyarakat di wilayah Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Tim Penanganan Karhutla Desa Balai Agung, Kecamatan Sungai Tebelian bersama Satgas Karhutla berjibaku melakukan pemadaman api yang melanda kawasan Kelurahan Rawa Mambok dan Desa Balai Agung.

Kobaran api yang meluas tidak hanya menghanguskan lahan dan kebun milik masyarakat, tetapi juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah aset warga.

Kepala Dusun Tunas Jaya, Julian Syahri, mengatakan, dampak kebakaran cukup besar dan menimbulkan kerugian bagi masyarakat.

“Akibat kebakaran ini, satu unit rumah warga terbakar dan rata dengan tanah. Kemudian satu rumah lainnya mengalami rusak ringan,” ujar Julian.

Selain rumah, kobaran api juga menghanguskan satu unit sepeda motor milik warga. Sejumlah kebun masyarakat turut terdampak dan tidak luput dari amukan api.

Menurut Julian, kondisi tersebut membuat warga khawatir, terlebih api sempat mendekati kawasan yang terdapat aktivitas dan permukiman masyarakat.

Tim Penanganan Karhutla Desa Balai Agung bersama Satgas Karhutla terus melakukan upaya pemadaman dan pengendalian agar api tidak semakin meluas.

“Tim terus melakukan pemadaman di lokasi. Kami berupaya agar api tidak merembet lebih jauh dan menimbulkan kerugian yang lebih besar bagi masyarakat,” katanya.

Ia mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi lahan yang mudah terbakar. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani secepat mungkin.

Karhutla bukan hanya soal lahan yang terbakar. Ketika api mendekati permukiman, rumah, kendaraan hingga kebun warga, dampaknya langsung menyentuh kehidupan masyarakat.

Exit mobile version