Menitterkini.com, SINTANG-
Semangat kemerdekaan tak hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi juga lewat aksi sosial yang langsung menyentuh masyarakat. Hal itu dilakukan Pusat Paguyuban Warga Jawa (Puspawaja) Kabupaten Sintang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sintang melalui Karya Bakti Sosial Renovasi Rumah Layak Huni.
Kegiatan yang dikemas dalam Gebyar Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia tersebut berlangsung selama tiga hari, 22-24 Agustus 2026, di Desa Kebong, Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang.
Karya bakti itu diwujudkan dengan merenovasi rumah milik Tri Maryani, salah seorang warga setempat. Rumah tersebut diperbaiki agar lebih aman, nyaman, dan layak ditempati.
Koordinator Bidang Sosial Kemasyarakatan Puspawaja Kabupaten Sintang, H. Joni Mardiyanto, mengatakan kegiatan tersebut menjadi cara Puspawaja memaknai kemerdekaan melalui aksi nyata.
“Kami ingin memaknai kemerdekaan dengan karya nyata. Melalui kegiatan renovasi rumah ini, kami berharap penghuni rumah dapat tinggal dengan lebih nyaman, tidak lagi khawatir rumah bocor ketika hujan maupun was-was ketika menghadapi angin kencang,” ujarnya.
Menurut Joni, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Puspawaja terhadap kondisi sosial masyarakat. Selain membantu memperbaiki tempat tinggal warga, kegiatan ini juga diharapkan memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Sintang, Totok Agus Sudono, menyampaikan apresiasi atas sinergi dan dukungan PUSPAWAJA dalam mewujudkan rumah layak huni bagi Tri Maryani.
“Kolaborasi seperti ini merupakan bentuk nyata semangat kemerdekaan yang diwujudkan melalui kepedulian, gotong royong, dan kebermanfaatan bagi sesama.” Ujarnya.
Ketua Umum Puspawaja Kabupaten Sintang H. Wahyu Ahmad Prayogo, menyambut baik kegiatan yang digagas Bidang Sosial Kemasyarakatan tersebut.
Dia berharap kegiatan serupa tidak berhenti pada momentum peringatan kemerdekaan. Namun, dapat dikembangkan dan dilaksanakan secara berkelanjutan di sejumlah wilayah Kabupaten Sintang.
“Saya mendukung dan mengapresiasi ide kreatif Bidang Sosial Kemasyarakatan ini. Ke depan, saya berharap ide-ide bagus seperti ini terus dilanjutkan, sehingga kehadiran Puspawaja benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sintang pada umumnya,” katanya.
Wahyu menegaskan, Puspawaja ingin terus mengambil peran sebagai mitra Pemerintah Kabupaten Sintang dalam pembangunan, khususnya di bidang sosial kemasyarakatan.
Komitmen tersebut, lanjut dia, sejalan dengan filosofi “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung.” Karena itu, Puspawaja berupaya membangun kebersamaan dan memberikan kontribusi positif bersama seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Sintang.
Pelaksanaan renovasi rumah juga melibatkan sejumlah unsur Puspawaja. Di antaranya Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Puspawaja, Wanita Puspawaja, serta Baznas Kabupaten Sintang.
Kolaborasi dan gotong royong berbagai pihak tersebut menjadi bagian penting dalam menyukseskan kegiatan sosial yang digelar bertepatan dengan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Sementara itu, Tri Maryani, selaku penerima manfaat, mengaku bersyukur dan bahagia rumahnya mendapat bantuan renovasi melalui kegiatan tersebut.
Dia menyampaikan terima kasih kepada Puspawaja, Wanita Puspawaja, Baznas Kabupaten Sintang, serta seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses renovasi.
“Saya sangat senang dan bersyukur rumah kami menjadi sasaran kegiatan Gebyar Kemerdekaan tahun ini. Terima kasih kepada Puspawaja, Wanita Puspawaja, BAZNAS, dan semua pihak yang telah membantu. Semoga semua kebaikan ini mendapat balasan dari Allah SWT,” tuturnya.
Karya Bakti Sosial Renovasi Rumah Layak Huni tersebut menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kepedulian dan aksi sederhana yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.
Puspawaja bersama para mitra berharap semangat berbagi, gotong royong dan membantu sesama terus tumbuh. Sehingga, momentum kemerdekaan tidak sekadar menjadi perayaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan di Kabupaten Sintang.












