Menitterkini.com, SINTANG-
Pemerintah daerah Kabupaten Sintang memaparkan capaian indikator pembangunan manusia yang tercermin dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM) selama beberapa tahun terakhir. Hal tersebut disampaikan Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Sintang tahun anggaran 2025 di ruang rapat utama DPRD Sintang pada Jumat, (27/3/2026).
Berdasarkan paparan Bupati capaian IPM pada periode 2019 hingga 2021 menunjukkan tren yang relatif stabil dengan kecenderungan meningkat setiap tahunnya. Indikator ini menjadi tolok ukur penting dalam menilai kualitas pembangunan manusia yang meliputi aspek pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat.
Pada tahun 2019, capaian IPM menjadi dasar evaluasi untuk tahun berikutnya. Selanjutnya pada tahun 2020, realisasi IPM tetap terjaga meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan, termasuk kondisi ekonomi global. Memasuki tahun 2021, capaian IPM kembali menunjukkan peningkatan sebagai hasil dari berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah.
Selain itu, indikator lain yang turut menjadi perhatian adalah angka kemiskinan. Pemerintah daerah menargetkan penurunan angka kemiskinan secara bertahap. Pada tahun 2024, angka kemiskinan diproyeksikan berada di kisaran 6,7 persen hingga 7,8 persen, dengan kecenderungan menurun sekitar 0,1 persen dibandingkan periode sebelumnya.
“Penurunan angka kemiskinan ini diharapkan terjadi baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan, meskipun masih terdapat tantangan dalam pemerataan kesejahteraan masyarakat.” Harap Bala.
Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi daerah juga menunjukkan tren positif. Pada tahun 2024, pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 4,6 persen, kemudian meningkat menjadi sekitar 4,9 persen pada tahun 2025. Kenaikan ini menunjukkan adanya perbaikan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Sementara itu, pendapatan per kapita masyarakat juga mengalami peningkatan. Pada tahun 2024, pendapatan per kapita berada di kisaran Rp49,27 juta hingga Rp49,55 juta, dan meningkat menjadi sekitar Rp51 juta pada tahun 2025.” Ungkapnya.
Penyampaian capaian tersebut disampaikan oleh Bupati Sintang dalam rapat paripurna DPRD terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun anggaran 2025.
Menurutnya, berbagai capaian ini menjadi indikator bahwa pembangunan daerah terus bergerak ke arah yang lebih baik, meskipun masih diperlukan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.












