Menitterkini.com, SINTANG-
Pemerintah Kabupaten Sintang menambah kuota fakultatif LPG 3 kilogram sebanyak 13.000 tabung untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan dan tingginya harga LPG menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Sintang menyebutkan, kebijakan tersebut diambil usai rapat bersama tujuh agen LPG 3 kg di Sintang, sesuai arahan Bupati, Wakil Bupati, serta masukan Ketua DPRD Sintang.
“Dalam tiga hari ke depan ada tambahan kuota fakultatif sebanyak 13.000 tabung LPG 3 kg untuk menghadapi Natal dan Tahun Baru,” katanya, Selasa (16/12/2025).
Ia mengakui harga LPG 3 kg di tingkat pengecer saat ini masih tinggi. Oleh karena itu, pemerintah daerah bersama Pertamina menyiapkan Pangkalan Siaga LPG 3 kg dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), khususnya untuk masyarakat kurang mampu.
“Kami mengimbau masyarakat membeli di pangkalan resmi atau Pangkalan Siaga. Jangan membeli di pengecer karena harganya relatif mahal,” ujarnya.
Pangkalan Siaga akan dioperasikan selama tiga hari ke depan dan tersebar di wilayah Kota Sintang hingga kecamatan terdekat. Setiap agen diminta menyiapkan hingga tiga Pangkalan Siaga dengan titik lokasi yang ditentukan bersama petugas teknis Disperindag.
Menurutnya, langkah tersebut diharapkan mampu mengatasi kelangkaan sekaligus menekan harga LPG 3 kg di pasaran.
Untuk pengawasan, Pemkab Sintang melibatkan Polres Sintang dan Satpol PP. Petugas akan memantau distribusi dan harga jual di pangkalan.
“Kalau ada pangkalan menjual jauh di atas HET, akan kami beri teguran. Polres juga siap melakukan tindakan tegas,” tegasnya.
Ia menambahkan, menjelang Nataru pemerintah membatasi penyaluran LPG 3 kg ke pengecer guna menjaga stabilitas harga dan memastikan distribusi tepat sasaran bagi masyarakat miskin dan warga sekitar.
“Ke depan, kami bersama Polres Sintang akan menertibkan secara bertahap penggunaan LPG 3 kg yang disalahgunakan,” pungkasnya.












