Menitterkini.com, SINTANG-
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Sintang turut mengambil bagian dalam penanganan dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Bentuk kepedulian tersebut diwujudkan dengan membagikan sekitar 800 masker kepada masyarakat di Kabupaten Sintang.
Kepala Dinas Nakertrans Sintang Jhoni mengatakan, pembagian masker merupakan bentuk kepedulian jajaran OPD terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap karhutla.
Menurutnya, asap akibat karhutla dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat, terutama gangguan pada saluran pernapasan dan meningkatnya risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
“Ini bentuk keprihatinan kami di Dinas Nakertrans terhadap bencana asap karhutla yang ada di Kabupaten Sintang. Kami mengambil bagian sedikit dengan membagikan masker kepada masyarakat,” ujarnya pada Jumat,(25/9/2026).
Ia mengatakan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari dukungan terhadap program Pemerintah Kabupaten Sintang dalam menangani karhutla.
Pihaknya juga mengajak masyarakat mengikuti imbauan pemerintah untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.
“Sesuai edaran Bupati Sintang dan pimpinan daerah, kami mengimbau masyarakat untuk tidak membakar lahan serta mengurangi aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Kegiatan Yohanes Trimulya menjelaskan, masker yang dibagikan merupakan hasil swadaya jajaran Nakertrans serta bantuan dari sejumlah donatur.
“Ini murni swadaya dari kawan-kawan Nakertrans. Kami patungan dan mengajak kawan-kawan untuk ikut membantu. Ada juga donatur, salah satunya teman sekolah dari Yogyakarta,” jelas Yohanes.
Dari donatur tersebut, pihaknya menerima sekitar 10 kotak masker, dengan masing-masing kotak berisi 30 masker atau total sekitar 300 masker.
“Ditambah dari teman-teman semua, terkumpul sekitar 800-an masker,” ujarnya.
Yohanes mengatakan, bantuan masker tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat melindungi diri dari paparan asap karhutla, sembari pemerintah dan seluruh pihak terus melakukan upaya penanganan karhutla di Kabupaten Sintang.
Yohanes sendiri merupakan mediator hubungan industrial di lingkungan Dinas Nakertrans Sintang. Selain itu, ia dipercaya menjadi koordinator dalam kegiatan tersebut yang masih menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Nakertrans.












