Debit Sungai Turun Drastis, Bupati Sintang Tinjau Intake PDAM Baning

Menitterkini.com, SINTANG –

Kemarau panjang yang terjadi beberapa pekan terakhir berdampak pada pasokan air bersih di Sintang.

Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala meminta Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Senentang terus memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat di tengah penurunan drastis debit Sungai Kapuas yang berdampak pada pasokan air baku.

Saat meninjau langsung lokasi intake PDAM, di aliran Sungai Kapuas, Desa Sungai Ana, Kecamatan Sintang. Bupati mengatakan kondisi sungai saat ini memang menjadi tantangan bagi pelayanan air bersih. Karena itu, ia meminta jajaran PDAM tidak hanya fokus pada penanganan teknis, tetapi juga aktif memberikan informasi kepada masyarakat apabila terjadi gangguan distribusi.

“Saya berharap teman-teman PDAM mengambil langkah terbaik menghadapi situasi ini. Kalau memang ada wilayah yang airnya tidak mengalir karena kondisi ini, masyarakat juga perlu diberikan penjelasan agar memahami keadaan yang sedang terjadi,” ujar Bala pada Jumat,(31/7/2026).

Bupati mengapresiasi upaya petugas PDAM bersama pemerintah kecamatan dan kelurahan yang melakukan pengerukan alur sungai agar air tetap dapat mengalir menuju titik penyedotan. Menurutnya, langkah tersebut merupakan ikhtiar maksimal untuk menjaga produksi air bersih di tengah musim kemarau.

Sementara itu, Direktur Perumda Air Minum Tirta Senentang Kabupaten Sintang, Jane Elisabeth Wuysang, menjelaskan penurunan permukaan Sungai Kapuas dalam beberapa hari terakhir berlangsung sangat cepat. Jika biasanya debit air turun sekitar lima sentimeter per hari, kini penurunannya mencapai 30 hingga 50 sentimeter hanya dalam satu malam.

“Secara teknis sebenarnya kondisi sungai sudah tidak layak untuk pengambilan air. Namun kami tetap berupaya dengan mengeruk alur sungai agar air bisa masuk ke titik intake sehingga produksi air bersih tetap berjalan,” kata Jane.

Ia menambahkan, untuk menjaga pelayanan kepada pelanggan, PDAM melakukan sistem distribusi bergantian dengan memanfaatkan pasokan dari Instalasi Pengolahan Air Tanjung Puri sebagai cadangan bagi wilayah yang terdampak.

Menurut Jane, meski terjadi gangguan, PDAM terus menginformasikan perkembangan kondisi layanan melalui media sosial dan website resmi agar masyarakat dapat menyesuaikan penggunaan air.

Pemerintah Kabupaten Sintang bersama PDAM berharap masyarakat dapat memahami kondisi yang dipengaruhi faktor alam tersebut, sembari seluruh pihak terus berupaya menjaga pasokan air bersih hingga debit sungai kembali normal.

Exit mobile version