Menitterkini.com, SINTANG-
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sintang Yohanes Rumpak juga mengapresiasi dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan di daerah, khususnya melalui peran Lazarus Ketua Komisi V DPR RI yang dinilai telah membantu mendorong masuknya anggaran pembangunan ke wilayah Kabupaten Sintang.
“Untuk tahun 2026, kita melihat dukungan dari pemerintah pusat cukup signifikan. Kita mengucapkan terima kasih kepada Pak Lazarus yang sudah membawa anggaran pembangunan untuk Kabupaten Sintang,” ujarnya. Pada Jumat,(27/3/2026) di DPRD Sintang.
Meski demikian, DPRD menilai pemerintah daerah masih memiliki keterbatasan dalam mengoptimalkan pembangunan, terutama akibat berkurangnya dana transfer ke daerah.
“Kita harus akui, pemerintah daerah belum bisa berbuat banyak karena keterbatasan anggaran. Ini menjadi tantangan tersendiri,” katanya.
DPRD juga menyoroti ketimpangan anggaran pembangunan antara daerah di Pulau Jawa dan wilayah Kalimantan, termasuk Kalimantan Barat.
Menurutnya, perbandingan tersebut perlu dilihat secara proporsional, mengingat luas wilayah dan kebutuhan pembangunan yang sangat berbeda.
“Kalau dibandingkan dengan Jawa Barat tentu tidak sebanding. Luas Kalimantan Barat saja lebih besar dari Pulau Jawa, sementara anggaran yang dimiliki jauh lebih kecil,” jelasnya.
Ia mencontohkan, anggaran di Jawa Barat yang mencapai sekitar Rp31 triliun, sementara Kalimantan Barat hanya berkisar Rp6 triliun. Dengan kondisi tersebut, kemampuan pembangunan infrastruktur tentu sangat berbeda.
“Bayangkan kalau satu daerah dengan luas besar hanya memiliki anggaran terbatas. Idealnya, kalau ingin pembangunan berjalan normal, anggaran bisa di atas Rp100 triliun,” ungkapnya.
Lebih lanjut, DPRD menegaskan bahwa infrastruktur masih menjadi persoalan utama yang harus terus didorong perbaikannya, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten.
Menurutnya, kualitas infrastruktur sangat berpengaruh terhadap berbagai aspek pembangunan, mulai dari pertumbuhan ekonomi hingga peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
“Infrastruktur itu kunci. Pergerakan ekonomi, pendidikan, kesehatan, semuanya sangat ditentukan oleh kondisi infrastruktur,” tegasnya.
Oleh karena itu, DPRD berharap pemerintah pusat maupun daerah terus bersinergi dalam meningkatkan pembangunan infrastruktur, guna mendorong percepatan pembangunan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sintang.












