Pelajar Tenggelam di Sungai Melawi Ditemukan Meninggal Setelah Pencarian Sehari Semalam

Menitterkini.com, SINTANG-

Setelah melakukan pencarian selama hampir 24 jam, tim SAR gabungan akhirnya menemukan seorang pelajar yang dilaporkan tenggelam di Sungai Melawi, Dusun Baning Hulu, Desa Sungai Ana, Kecamatan Sintang, Kalimantan Barat. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (30/7/2025) malam.

Korban, Ali Akbar (15), ditemukan sekitar pukul 21.55 WIB pada koordinat 0° 3’44” U – 111°28’54” T atau sekitar 2,86 mil laut dari lokasi kejadian kecelakaan (LKK). Ia ditemukan tak jauh dari Jembatan Melawi Sintang, beberapa ratus meter dari lokasi awal dilaporkan tenggelam saat mandi di sungai.

“Korban ditemukan di sekitar area Jembatan Melawi setelah dilakukan penyisiran intensif oleh tim gabungan sejak kemarin sore,” ujar Kepala Pos SAR Sintang, Wisnu, saat dikonfirmasi di sela proses evakuasi.

Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk di makamkan.

Pada pukul 22.30 WIB, operasi SAR resmi ditutup, dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

Dihadapkan Tantangan Alam

Upaya pencarian tidak mudah. Tim SAR menghadapi sejumlah hambatan, termasuk arus sungai yang deras dan air yang keruh, menyebabkan jarak pandang di dalam air menjadi nol. Hal ini menyulitkan proses penyelaman.

Meski demikian, upaya pencarian tetap dilakukan dengan melibatkan sejumlah peralatan seperti perahu karet, perlengkapan komunikasi dan navigasi, alat pelindung diri (APD), serta peralatan medis dan evakuasi.

Unsur Terlibat

Operasi SAR melibatkan delapan unsur, di antaranya Pos SAR Sintang (Kantor SAR Pontianak), BPBD Sintang, Polair dan Polres Sintang, Satpol PP, Puskesmas Tanjung Puri, Potensi SAR Sintang, serta masyarakat setempat.

Cuaca selama operasi terpantau cerah berawan. Berdasarkan data BMKG, angin berembus dari tenggara dengan kecepatan 5 knot, dan jarak pandang mencapai 15,6 kilometer.

 

Exit mobile version