Rasito di Temukan sudah Tak Bernyawa, Setelah dilaporkan Hilang 8 Hari lalu

Menitterkini.com,SINTANG-
Setelah dilaporkan hilang sejak Selasa, 13 Mei 2025, Rasito, seorang warga Desa Gurung, Kecamatan Sui Tebelian, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di semak-semak dengan tubuh yang sudah membusuk. Penemuan ini mengguncang pemukiman setempat, yang kini masih berduka.

Menurut keterangan Kapolsek Sui Tebelian, AKP Eko Supriyatno, Rasito, yang berprofesi sebagai petani karet, terakhir kali terlihat pada sore hari saat ia pergi ke hutan di belakang rumahnya untuk mencari kayu. Istrinya, Narsiti, sempat melihat Rasito yang mengasah parang sebelum dia pergi. Meskipun diingatkan untuk tidak keluar terlalu sore, Rasito tetap berangkat dengan mengenakan pakaian khasnya: singlet kuning, celana pendek coklat abu-abu, dan sandal jepit hijau.

“Setelah waktu Maghrib berlalu dan Rasito tak kunjung kembali, Narsiti menghubungi adiknya, Tirwan, dan bersama warga setempat melakukan pencarian. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil, sehingga keluarga melaporkan kejadian ini ke Polsek Sungai Tebelian dan meminta bantuan Basarnas Kabupaten Sintang.”beber Eko. Pada Rabu,(21/5/2025).

Pencarian resmi dilakukan oleh tim gabungan Basarnas dan Brimob bersama Polsek Sungai Tebelian selama seminggu penuh, namun hasilnya nihil. Hingga akhirnya, pada Rabu, 21 Mei 2025, sekitar pukul 09.30 WIB, seorang warga Desa Lundang, Akil, yang sedang menoreh pohon getah, mencium aroma busuk yang menyengat. Penelusurannya membawanya kepada penemuan sesosok mayat yang tergeletak di semak-semak.

Segera setelah penemuan ini, Akil melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa Gurung, Aan, yang kemudian meneruskan informasi ke pihak berwenang. Saat ditemukan, kondisi tubuh Rasito sangat memprihatinkan, dengan bagian kepala yang sudah membusuk. Pakaian yang dikenakannya saat itu sama persis dengan apa yang terakhir dilihat oleh istrinya.

Kades Gurung Kempadik Aan membenarkan atas kejadian tersebut dan sebelum petugas datang di TKP dirinya sudah lebih dulu berada di ladang karet milik Akil bersama warga lainya dan pemilik lahan.

“Iya benar bahwa telah ditemukan jenazah rasito, saat ini kami didampingi pihak keluarga bersama warga berada di TKP ditemukanya Rasito. Dilahan kebun milik Akil yang terletak di kebun posisinya berada di antara desa Gurung dan posisinya lumayan jauh dari kediaman beliau,” Ucapnya.

Pihak berwenang kini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menentukan penyebab kematian Rasito. Keluarga dan warga desa tetap dalam kondisi berduka dan shock atas kejadian tragis ini. Kejadian ini menimbulkan pertanyaan besar di kalangan masyarakat, terkait dengan keselamatan saat beraktivitas di hutan. Pelaporan akan terus dilakukan seiring dengan proses penyelidikan yang berjalan.

Exit mobile version